I HIRDI KONSULINDO - Accounting Service and Tax Consultant
hirdikon phone I +62-21 2598 5213/ +62812-2234 8420
hirdikon email info@hirdikonsulindo.com

PSAK Update - PSAK 73: Sewa

11 Dec 17

PSAK 73: Sewa telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan pada tanggal 18 September 2017 yang telah mengadopsi IFRS 16. PSAK 73 berlaku efektif mulai 1 Januari 2020.

Dengan menggunakan standar akuntansi sewa yang saat ini berlaku (PSAK 30), para pemakai laporan keuangan mengalami kesulitan mendapatkan informasi karena terdapat off-balance sheet aset. Di PSAK 73, lesee (penyewa) diwajibkan untuk mencatat seluruh sewa, baik financial lease ataupun operational lease di laporan posisi keuangan lesse, yang akan merefleksikan hak lease untuk memanfaatkan suatu aset selama masa manfaatnya. Di samping itu, lesse juga harus mengakui liabilitas untuk membayar sewa.

Namun, PSAK 73 ini tidak wajib diterapkan pada:

    1.    Masa sewa jangka pendek

    2.    Untuk aset yang bernilai rendah

Elemen kunci di PSAK 73 adalah mengganti konsep "risk and reward" dengan hak untuk memanfaatkan. Sehingga lesee harus mencatat aset dan liabilitas pada saat awal masa sewa.

Dampak dari penerapan PSAK 73 di dalam laporan keuangan ini adalah:

    1. Menaikan nilai aset sekaligus nilai kewajiban.

    2. Pada laporan laba rugi, sewa operasi dibebankan dengan menggunakan metode garis lurus. Standar ini menggantikan PSAK
        30, dimana pembebanannya melalui depresiasi.